Subscribe RSS
Tampilkan postingan dengan label Info Fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Fauna. Tampilkan semua postingan


Blobfish | Flickr


KOMPAS.com — Tak banyak yang manusia tahu tentang spesies hewan di muka Bumi. Kebanyakan yang diketahui manusia hanyalah hewan-hewan yang lucu, erat dengan keseharian, serta hewan-hewan yang terancam punah.

Tahukah bahwa Bumi juga menyimpan makhluk-makhluk yang dalam persepsi manusia dianggap aneh? Berikut adalah enam hewan teraneh di muka Bumi seperti disusun oleh all-that-is-interesting.com. Apa saja mereka? Simak uraiannya berikut ini.

Aye-aye

AOLAye-aye

Aye-aye adalah hewan malam yang hanya dapat ditemukan di Pulau Madagaskar. Hewan ini hidup hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan tanah. 

Aye-aye hidup dengan memakan serangga yang biasanya tersembunyi di dalam dahan pohon. Untuk mendapatkan makanannya ini, aye-aye dapat melakukan perjalanan sejauh 2,5 mil.

Aye-aye akan "mengetuk" dahan hingga delapan kali per detik untuk mencari sarang serangga. Dengan menggunakan jarinya yang kurus dan panjang, ia akan menggapai dan segera memakan serangga tersebut. 

Selain kondisi jarinya yang panjang dan kurus, mata yang dimiliki aye-aye juga menjadi satu hal yang membuatnya tampak aneh. Dalam beberapa budaya, aye-aye sering kali dianggap sebagai pembawa kematian.

Kumbang jerapah

Sublime CreatureKumbang Jerapah

Kumbang jerapah, hewan aneh yang lagi-lagi berasal dari Madagaskar. Hewan ini memperoleh namanya dari "leher" panjang yang sekilas mirip jerapah. 

Bagi kumbang jantan, leher ini berfungsi untuk berkelahi dan memperebutkan betinanya. Sedangkan bagi kumbang betina, leher panjang akan digunakan untuk membangun sarang untuk telurnya.

Dengan leher sepanjang 2,5 sentimeter, kumbang jerapah dinyatakan sebagai kumbang dengan leher terpanjang di dunia. Hewan ini ditemukan pertama kali pada tahun 2008.

Katak kaca

Quake 3 WorldKatak Gelas

Katak kaca ditemukan pertama kali pada tahun 1872, hingga kini ada 50 spesies katak kaca yang telah berhasil diidentifikasi di seluruh dunia.

Katak ini memiliki ukuran yang sangat kecil, hanya sekitar 1,2 hingga 3 inci, atau sebesar jari manusia dewasa.

Satu hal yang membuatnya tampak aneh adalah perut transparan yang memungkinkan organ tubuhnya terlihat. Detak jantung katak kaca bisa mencapai 40 kali per menit.

Naga laut daun

Dive GalleryNaga Laut Daun

Naga laut daun bisa ditemukan di pantai barat Australia. Sesuai dengan namanya, hewan ini tampak seperti naga dan memiliki bentuk serupa daun. Meski begitu, naga laut daun merupakan spesies ikan air laut. 

Bentuk yang aneh memudahkan mereka untuk berkamuflase di dalam laut. Sayangnya, makhluk sepanjang 10 inci ini menjadi incaran manusia untuk digunakan sebagai binatang peliharaan dan juga sebagai campuran obat. Keberadaan mereka kini mulai dilindungi oleh Pemerintah Federal Australia.

Blobfish

FlickrBlobfish

Blobfish dapat dikatakan sebagai hewan aneh di dunia. Hewan asli Australia yang juga terdapat di Tasmania ini seperti agar-agar, memiliki densitas sedikit lebih kecil dari air.

Blobfish hampir punah karena penangkapan yang dilakukan manusia di bagian laut dalam. Ikan aneh ini memakan bahan-bahan organik yang lewat di depannya dan mengeluarkan sedikit energi saat berenang.

Laba-laba bertanduk

SkeptoidLaba-laba Bertanduk

Laba-laba bertanduk, atau dikenal juga dengan sebutan laba-laba kepiting, adalah binatang yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Namun, binatang ini paling mudah untuk ditemui di taman Florida yang lembab.

Laba-laba bertanduk memiliki bentuk yang unik. Ia memiliki tempurung yang berwarna-warni serta tanduk yang berfungsi untuk mengusir predator. Tumbuh sepanjang 10-13 milimeter, laba-laba bertanduk berbahaya jika menggigit manusia.

Laba-laba kepiting sering berklamufase di atas bunga. Ia akan menunggu lebah untuk datang mengisap nektar dari bunga. Ketika lebah lengah, laba-laba kepiting akan menangkap dan memakan lebah itu. (Dyah Arum Narwastu)
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Sumber : Kompas.com

Eurhopalothrix zipacna, spesies semut yang dinamai dengan nama Zipacna, setan mirip buaya dalam mitologi Maya. | John T. Longino


KOMPAS.com — Sebanyak 33 spesies baru semut ditemukan dalam ekspedisi penelitian di Amerika Tengah dan Karibia.

Semut-semut itu ditemukan hampir buta dan hidup di dedaunan yang jatuh di permukaan tanah serta kayu yang membusuk. Ukuran semut-semut itu tergolong kecil, tak sampai 2 milimeter.

Jack Longino, pakar serangga dari University of Utah yang terlibat penelitian, mengatakan, sebanyak sepertiga dari total spesies yang ditemukan dinamai dengan nama dewa-dewa bangsa Maya.

"Spesies baru semut itu mayoritas ditemukan di bagian hutan kecil yang tersisa di tengah lansekap perkebunan, menggarisbawahi pentingnya langkah konservasi hutan di Amerika Tengah," kata Longino.

Semut, walaupun berukuran kecil, memiliki peran penting bagi lingkungan, mulai membantu pertukaran udara dalam tanah hingga menyerbuki bunga.

Longino menguraikan, saat mengamati semut-semut itu dengan mikroskop, dia dan rekannya merasa sedang bermimpi buruk.

"Wajahnya seperti bertopeng besar, matanya mereduksi menjadi sangat kecil hingga tampak seperti titik di pinggir dan rahang sengitnya tegas dengan gigi tajam. Mereka tampak seperti monster kecil di 'Alien'," kata Longino seperti dikutip Livescience, Kamis (1/8/2013).

Salah satu spesies yang ditemukan dinamai berdasarkan nama sosok setan mirip buaya dalam mitologi Maya, Eurhopalothrix zipacna. Jenis ini ditemukan di Guatemala hingga Honduras.

Sementara itu, satu spesies lainnya dinamai Eurhopalothrix xibalba, berdasarkan nama neraka dalam budaya Maya. Spesies ini ditemukan di Honduras hingga Costa Rica.

Ilmuwan sejauh ini telah mendeskripsikan 15.000 spesies semut. Diperkirakan, spesies semut yang ada di dunia mencapai 100.000 jenis. Longino sendiri telah mendeksripsikan 131 jenis.

Temuan semut itu dipublikasikan di jurnal Zootaxa. Temuan ini hadir setelah ilmuwan mempelajari genus Eurhopalothrix yang cirinya adalah memiliki struktur rambut serupa gada.

Longino juga mempelajari semut dari genus Octostruma yang memiliki antena dengan delapan segmen. Hasil studi semut golongan tersebut akan dipublikasikan segera.
Editor : Yunanto Wiji Utomo 



Sumber Kompas.com


Tardigrade pada lumut. | NASA

KOMPAS.com — Selama ini, manusia mungkin merasa sebagai makhluk hidup paling kuat yang ada di bumi. Tetapi, ternyata terdapat beberapa makhluk hidup lain yang terbukti jauh lebih kuat daripada manusia.

Makhluk-makhluk hidup ini dijuluki "extremophiles". Mereka mampu bertahan hidup di lingkungan yang sangat panas, dingin, kering, asin, asam, basa, bertekanan tinggi, atau mengandung radioaktif.

Berikut ini adalah lima makhluk extremophiles seperti dirangkum NationalGeographic.com.

Tardigrade dan tiaras

Berukuran sekitar 1 milimeter, tardigrade termasuk dalam jenis polyextremophile dan mampu hidup dalam berbagai kondisi ekstrem.

Tardigrade dapat bertahan dalam rentang suhu -200 derajat celsius hingga 151 derajat celsius, bertahan di lingkungan kurang air dan oksigen serta dalam kondisi alkohol yang mendidih. Makhluk ini juga ribuan kali lebih tahan terhadap paparan radiasi dibandingkan manusia. 

Tardigrade bertahan hidup dengan berubah menjadi cryptobiosis ketika berada di lingkungan yang tidak mendukung. Bentuk ini membuatnya "mati suri" karena beberapa sistem tubuhnya, seperti metabolisme, mati sementara. Kondisi ini bisa berlangsung puluhan tahun.

Udang Air Asin
3QuarksmediaUdang air asin

Udang air asin adalah halofil makhluk yang hidup di The Great Salk Lake, Utah. Tempat hidup makhluk ini memiliki kandungan garam sepuluh kali lipat lebih banyak daripada samudra.

Kemampuan udang air asin untuk bertahan hidup di tempat ekstrem ditunjang oleh tubuhnya. Udang ini memiliki bagian luar tubuh yang kedap air sehingga menguntungkan karena air asin hanya bisa masuk melalui mulutnya.

Makhluk ini bahkan memiliki dua "pompa", insang dan kelenjar khusus pada leher, yang mampu menyaring garam dan membuat kandungan garam di tubuhya tetap seimbang.

Udang air asin juga memiliki tiga jenis hemoglobin, protein yang berguna untuk mengikat oksigen dalam darah, yang jumlahnya akan meningkat seiring dengan peningkatan kandungan garam di dalam air.

Cacing Es Metana
NOAACacing es metana

Cacing es metana sekilas mirip dengan alien. Makhluk ini ditemukan pada tahun 1997 di dasar laut Teluk Meksiko.

Makhluk datar, berwarna merah muda, dan sepanjang dua inci ini ditemukan bersembunyi dalam gundukan metana. Mereka diduga juga hidup pada bakteri yang tumbuh pada metana.

Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa cacing ini memiliki rambut tipis yang tumbuh di sekitar tubuhnya.

Cacing es metana bertahan hidup dengan ganggang dan mirip cacing. Namun, sistem reproduksi, metabolisme, dan pertumbuhannya seakan sudah "dirancang" untuk dapat bertahan hidup dalam lingkungan yang beku.

Ia dapat bertahan hidup dalam suhu nol derajat celsius, tetapi bisa mencair dan mati ketika suhu meningkat menjadi empat derajat celsius.

Mikroba Rushing Fireball
mst.eduPyrococcus furiosus

Mikroba rushing fireball adalah makhluk yang mampu bertahan dalam kondisi panas ekstrem. Makhluk ini masih mampu hidup meskipun berada dalam panas 100 derajat celsius.

Makhluk bernama Pyrococcus furiosus ini pertama kali ditemukan oleh Karl Stetter di geotermal panas sedimen laut di Vulcano Island, Italia.

Russell mcLendon dalam Mother Earth News melaporkan bahwa para peneliti kini tengah mengembangkan jenis mikroba rushing fireball yang mampu bertahan di kondisi lebih dingin serta memiliki "selera" terhadap karbondioksida. Makhluk tiruan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk menjadi bahan bakar.

Bakteri Tahan Radiasi
NASADienococcus radiodurans

Bakteri tahan radiasi itu adalah Dienococcus radiodurans. Bakteri ini ditemukan hampir lima puluh tahun yang lalu dalam sebuah daging yang sudah disterilkan dengan radiasi.

Ketika terpapar radiasi, tubuh Dienococcus radiodurans akan pecah, tetapi ia akan mampu kembali lagi ke bentuk semula.

Guiness World Record mencatat bakteri yang juga disebut mikroba Lazurus ini sebagai makhluk hidup paling tahan radiasi. Makhluk ini mampu menahan paparan radiasi 3.000 kali lebih banyak dari yang mampu diterima manusia.

Bakteri tahan radiasi ini kini tengah dikembangkan oleh para peneliti. Mereka memikirkan kemungkinan memanfaatkan bakteri ini untuk melindungi manusia dari paparan radiasi yang berasal dari kemoterapi dan sinar Matahari. (Dyah Arum Narwastu) 
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Sumber : Kompas.com


Paederus fuscipes Curtis
Coleoptera: Polyphaga: Staphylinidae
panjang tubuhnya : 6,5-7,0 mm. Badan memanjang, sisi dorsal ditutupi dengan banyak, setae halus, hitam tegak; kepala kurang lebih terbatas posterior. Kepala dan dua segmen terakhir di bagian perut berwarna hitam, pronotum dan  empat tergites perut pertama terlihat kemerahan mendekati oranye, elytra gelap biru metalik, pendek, dipotong dan pad seperti; rahang dan testaceous palpi, puncak dari segmen ketiga infuscate. Antena 11-tersegmentasi, filiform, segmen pertama 3-4 coklat kemerahan, sisa lebih gelap, coklat. Kaki coklat kemerahan, Apeks dari femora, tibiae dan tarsi lebih gelap coklat. Rahang atas palpi 4-jointed, agak panjang, saya segmen kecil, II memanjang, apikal agak mengental, III lagi, obconical, IV kecil, tumpul, hampir seluas puncak III. Palpi labial 3-tersegmentasi, segmen terakhir kecil dan menunjuk. Elytra dari panjang normal atau dikurangi dalam bentuk apterous. Perut puncak dengan sepasang duri kokoh. Tarsi 5-tersegmentasi.

 Kepala, pandangan ventral (mp - palpi rahang atas)
paederushead.jpg 


  paederus2.jpg
poochi.jpg




Sangat Luas di beberapa belahan dunia.

Baik binatang dewasa dan larva merupakan predator bagi beberapa hama tanaman di seluruh dunia. Umumnya pada kelompok tanaman seperti padi, jagung, dan sorgum. Binatang Dewasa diketahui dapat menyebabkan dermatitis jika terjadi kontak pada manusia di beberapa bagian dunia (Armstrong & Winfield, 1969).
2.jpg


Dermatitis yang disebabkan oleh Tomcat



  • Armstrong, RK & Winfield, JL 1969 fuscipes Paederus dermatitis:.. Epidemi di Okinawa The American Journal Kedokteran Tropis dan Kebersihan, 18: 147-150.
  • Cameron, M. 1931. The Fauna of British India, termasuk Sri Lanka dan Birma. Coleoptera. Staphylinidae - Vol. II. Taylor dan Francis, London. 257 hal.
  • Devi, PK, Yadav, DN, & Jha, A. 2002. Biologi Paederus fuscipes Curtis (Coleoptera: Staphylinidae). Manajemen Hama dan Zoologi Ekonomi, 10 (2): 137-143.
  • Devi, PK, Yadav, DN & Jha, A. 2003a. Predator perilaku dan makan potensi fuscipes Paederus India Jurnal Entomologi, 65 (3):. 319-323.
  • Devi, PK, Yadav, DN & Jha, A. 2003b. Musiman dan terjadinya asosiasi fuscipes Paederus dengan tanaman inang yang berbeda pada Anand, Gujarat India Jurnal Entomologi, 65 (1):. 67-75.

Category: | 0 Comments


1.Peregrine Falcon 


kecepatan maksimum 389 km/jam

Ini dia,burung yang sedang santer di bicarakan oleh para peneliti.Burung ini bernamaPeregrine Falcon [sejenis alap-alap] yang nama latinnya : Falco peregrinus. Hidup di bagian utara Amerika, digolongkan dalam ‘birds of prey‘ [burung-burung pemangsa]

Dalam keadaan normal ketika berburu, burung ini bisa mencapai kecepatan 320 km/jam. Menjadikannya salah satu hewan tercepat didunia. Ukuran Betinanya, biasanya 30% lebih besar dari burung jantan. Paragrine Falcon memiliki panjang tubuh yang berkisar antara 34 sampai 58 cm [13-23 in] dengan lebar sayap 80 – 120 cm . Burung jantannya memiliki berat 440 – 750 gram, sedangkan betinanya mencapai 910 – 1500 gram

Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh Marmaduke Tunstall pada tahun 1771 dalam bukunya: Ornithologia Britannica. Studi ‘flight physics’ secara teori terhadap burung ini, memberi hasil kecepatan maksimum 400 km/jam ketika terbang pada ‘ketinggian’ rendah [low altitude flight] dan 625 km/jam [390 mph] ketika terbang pada ‘ketinggian’ yang tinggi [high altitude flight]. Secara experimental, rekor yang pernah dicatat oleh burung ini, ketika diteliti oleh Ken Franklin pada tahun 2005, yaitu mencapai 389 km/jam [242 mph].Wow…dasyat…!!!!


2.Spine Tailed Swift 


kecepatan maksimum 171 km/jam 

Spine-tailed swift (Hirundapus caudacutus) dapat terbang dengan kecepatan 171 km/jam (106 mph). Mengalahkan pesaingnya, burung frigate yang hanya dapat terbang dengan kecepatan 153 km/jam (95 mph). Burung ini mempunyai kaki yang sangat pendek yang mereka gunakan hanya untuk menempel di permukaan vertikal. Mereka membangun sarang di celah-celah batu karang di tebing atau lubang pohon. Mereka jarang bahkan tidak pernah berada di tanah dan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di udara.Burung Swifts ini berkembang biak di bukit-bukit berbatu di Asia Tengah dan Siberia selatan. Spesies ini bermigrasi, musim dingin di selatan ke Australia.


3.Frigate Bird 


kecepatan maksimum = 153 km/jam.

Burung asal kepulaun Galapagos,Equador ini memiliki ciri khas yang sangat unik.Mereka memiliki suatu pundi-pundi tenggorokan yang dapat menggembung seperti balon.Pund-pundi tenggorokan yang berwarna merah ini hanya dimiliki oleh burung jantan saja,sedangkan betina tidak memilikinya.Fungsi dari pundi-pundi tersebut untuk mencari pasangan,mereka akan menggelembungkannya selama hampir 20 menit kemudian mengibas-ibaskan kepalanya dari sisi ke sisi, menggoyangkan sayapnya, dan memanggil sang burung Frigate betina agar tertarik padanya. Seekor burung Frigate akan kawin dengan sang jantan jika memiliki gelembung balon yang besar dan unik. Selama masa kawin, sang jantan akan menaruh sayapnya dengan manis dibalik mata sang betina agar memastikan bahwa dia tidak tertarik dengan burung Frigate jantan lainnya yang memiliki gelembung balon lebih bagus.Hahaha… Ternyata burung Frigate memang licik.



4. Spur Winged Goose 


kecepatan maksimum = 142 km/jam.

Salah satu jenis burung dalam family Anatidae ,yang berkaitan dengan angsa dan bebek .Jenis ini hidup pada lahan basah di seluruh sub-Sahara Afrika.Ukuran Spur dewasa sekitar 75-115 cm (30-45) panjang dan berat rata-rata 4 – 6,8 kg. Mereka termasuk jenis unggas air terbesar Afrika bahkan di dunia. 


5.Red Breasted Merganser 


Kecepatan maksimum = 129 km/jam

Jenis bebek yang sering ditemui di perairan tawar seperti danau dan sungai yang tersebar di seluruh Amerika Utara,Greenland,Eropa dan Asia .Ukuran Merganser dewasa adalah 52-58 cm dengan lebar sayap 67-82 cm.Ciri khasnya terlihat pada bulu di bagaian kepala yang membentuk gerigi,seperti anak punk.Red Breasted Mergansers dapat menyelam dan berenang di bawah air. Mereka umumnya memakan ikan , tetapi juga serangga air dan katak .


6.White-Rumped Swift 


kecepatan maksimum = 124 km/jam

Burung ini tersebar luas hampir di seluruh Eropa bagian selatan dan Afrika.Burung ini memiliki warna putih di bagian ekornya.Sama seperti Spine-tailed swift,mereka lebih banyak menghabiskan hidupnya di udara.


7.Canvasback Duck 


kecepatan maksimum = 116 km/jam

Mungkin dinamakan kanvas karena warna tubuh dari hewan ini berwarna putih bersih seperti kanvas.Jenis bebek ini dapat ditemui pada musim dingin di Atlantik,Amerika Selatan.Jenis bebek ini juga dapat menyelam saat mencari makanan seperti biji,tunas,larva,serangga.


8. Eider Duck 


kecepatan maksimum = 113 km/jam.

Berasal dari benua Eropa.Jenis bebek yang memiliki warna anggun,hitam dan putih di sekujur tubuhnya.Bebek ini termasuk bebek terberat dan terbesar di antara bebek jenis berbeda yang berada di kawasan Eropa.Eider duck sering kali dijadikan target buruan oleh para pemburu ketika musim migrasi tiba.


9.Green Winged Teal 


kecepatan maksimum = 109 km/jam

Green-winged Teal adalah yang terkecil dari beberapa jenis bebek lainnya. Mereka memiliki panjang 13-16 inci dan memiliki berat rata-rata sampai 1 pound atau ½ kg .Bebek jantan memiliki warna yang indah dengan kepala berwarna coklat kemerahan, kilat hijau di atas mata, dan garis vertikal putih di samping.Sedangkan betina hnay berwarna coklat kusam dan terdapat segaris hijau di sayapnya.Green-bersayap dapat terbang dengan cepat, sering kali dalam kawanan kecil atau berkelompok.


10.Mallard 


kecepatan maksimum = 105 km/jam.

Masih termasuk family dari bebek dan dikenal sebagai itik kalung.Ciri-ciri dari Mallard yaitu memili bulu melingkar menyerupai kalung di lehernya.Hewan ini tersebar area sub-tropis seperti Amerika utara, Eropa, Asia, Afrika, New Zealand dan Australia.




sumber : http://www.beritaunik.net






Category: | 0 Comments






Jadi inget kasus ulat bulu yang pernah melanda beberapa kawasan di Indonesia. Bahkan fenomema ini berlangsung cukup lama dan penyebarannya yang begitu cepat. Berikut Saya mau menunjukan jenis ulat bulu yang sangat berbahaya bagi manusia yang disebabkan oleh racun yang sangat berbahaya, jenis apakah saja itu..??



1. The Saddleback Caterpillar



Ulat yang cantik, tapi hati-hati jika agan terkena racunnya maka akan terjadi pembengkakan, rasa mual dan ruam selama berhari-hari. Ulat ini tergolong rakus dan memakan segala jenis tanaman, dan terdapat di taman, pot bunga, kebun dll.



2. The Cinnabar Moth Caterpillar



Ini ulat masih tergolong ulat yang rakus, tetapi jika dia kehabisan bahan makanan maka yg terjadi adalah saling kanibalisme antara sesama ulat. Jelas untuk mempertahankan hidup ulat ini dibekali senjata racun yang cukup mematikan bagi mangsanya. Kalau tersentuh manusia maka racun tersebut membuat kita gatal dan ruam sekujur tubuh.



3. The Monarch Caterpillar



Ulat yang lucu berwarna kuning bergaris hitam dan putih, jika ulat in isudah menetas tidak terlihat kasat mata karena saking kecilnya. Ulat ini tumbuh sangat cepat, ia memiliki panjang rata2x 2 inch. Ulat ini memang indah tetapi sangat beracun. Jika sudah menjadi kupu-kupu Monarch Caterpillar sangat cantik dan indah.



4. The Gypsy Moth Caterpillar



Ciri khas dari jenis ulat ini adalah memiliki bulu yang banyak di kepalanya, dan uniknya di badan ulat tersebut hanya sedikit ditumbuhi rambut. Rambut tersebut dapat menyebabkan nyeri dan dermatitis bagi orang yang bersentuhan. Mereka sangat menyukai beberapa jenis daun yaitu mapple, pohon elm dan ek. Ulat ini bisa juga menyebabkan pohon menjadi mati.



5. The Bag Shelter Caterpillar



Diantara semua jenis ulat lainnya, ulat ini sangat beracun dan berbahaya ,bisa mengakibatkan kematian pada manusia. Gejala awal sesak napas dan ruam disekujur tubuh. Ulat ini memakan daun, dan keluar pada malam hari.



6. The Puss Caterpillar



Ulat paling beracun di Amerika Utara adalah Slug Caterpillar Puss atau Woolly. Jangan tertipu oleh penampilan bola berbulu yang kapas karena akan melepaskan asam pada apa pun yang menyentuh dan sarat dengan duri beracun di seluruh tubuhnya. Gejala dari sengatan bisa bertahan beberapa hari dan termasuk sakit kepala, mual dan muntah. Terdapat di pohon jeruk, elm dan ek.



7. The Stinging Rose Caterpillar



Para menyengat flamboyan Rose atau Mawar Slug Caterpillar kurang dari satu inci panjang dan dalam warna merah, oranye dan kuning dengan ungu dan hijau pinstripes. Spesies ini memiliki warna-warni hitam berujung duri dengan kelenjar racun. Menyentuh ulat ini akan menyebabkan ujung duri untuk memutuskan dan racun untuk memasuki kulit. Hal ini dapat menyebabkan ruam kulit iritasi dan reaksi hipersensitif. Ulat ini dapat ditemukan pada tanaman berkayu seperti dogwood, maple, oak, cherry, apel, poplar dan hickory.



8. The Hickory Tussock Caterpillar



Berikut ulat hitam dan putih ditutupi rambut putih keabu-abuan dengan bintik-bintik hitam pada sisi dan jumbai yang hitam di sepanjang tengah punggung. Kedua panjang, tajam, rambut tipis hitam menonjol keluar dari depan dan belakang yang terhubung ke kelenjar ulat racun. Keracunan terjadi ketika terjadinya kontak dengan rambut atau duri dan menyebabkan ruam kulit atau hipersensitivitas. Hickory Tussock Ulat umumnya terlihat dari bulan Juni sampai September dan dapat ditemukan di Kanada bagian selatan dan bagian dari Amerika Utara. Mereka makan selama sekitar delapan minggu pada hickory, kemiri dan kenari di samping pohon elm, oak dan willow.



9. The Io Moth Caterpillar



Saat Io Ngengat Caterpillar berkembang, kelanjutannya dari oranye menjadi hijau terang dengan garis-garis merah dan putih berjalan panjang tubuh. Dua jenis racun yang dilepaskan dari punggung yang memiliki sengatan sangat kuat, yang mengakibatkan rasa terbakar dan peradangan. Mereka memakan banyak pohon dan semak-semak termasuk willow, mapel, elm, oak, holly, aspen, belalang, ceri, pir dan sassafras. Spesies ini dapat ditemukan di terbuka, padang rumput hutan dan ladang jagung dari Februari hingga September.



10. The Spinny Oak Slug Caterpillar



Ulat ini indah hadir dalam pelangi warna pastel termasuk hijau, biru, pink dan kuning dan memiliki panjang kurang satu inch. Hal ini lebih rata dan mempunyai empat kelompok duri gelap dekat ujung belakang. Racun yang dikeluarkan oleh duri dapat menyebabkan reaksi yang parah. Ulat ini suka makan kurma, willow, abu, oak, hackberry dan kastanye bersama dengan pohon-pohon lain dan tanaman berkayu yang lebih kecil. Spesies ini dapat ditemukan di hutan dari selatan Quebec untuk Maine dan selatan melalui Missouri, Texas dan Florida. 


Category: | 0 Comments